Malam tadi, selepas tarik uang dari ATM, seorang ibu-ibu muda lusuh mendekatiku.
“Maaf Pak mau tanya, boleh?” Katanya seraya mencegatku.
“Ya…ada apa?” Jawabku sedikit kaget. Kebetulan malam itu sepi sekali, lampu penerangan juga kurang. Segera terlintas di benakku berbagai kejahatan dan modus penipuan yang jauh dari apa yang pernah terlintas di benak. Entah itu penipuan, perampokan, hingga yang orang-orang sebut hipnotis. Kebetulan untuk sebuah keperluan, uang yang kuambil dari ATM juga cukup banyak dibanding biasanya. Nampaknya si ibu tadi mengetahuinya dan memperhatikan dari jarak yang tidak terlalu jauh.

Dalam lingkar sufisme, gunung melambangkan perluasan langit yang tak terhingga. Meskipun ia hanyalah sebuah titik dalam Ketakberhinggaan Ilahi, ia adalah titik tertinggi di jagat semesta. Ia dilambangkan sebagai sumber keseluruhan kosmos.
Ketika Saint Agustinus ditanya tentang apa yang dilakukan Tuhan sebelum alam semesta tercipta, jawabnya enteng: Tuhan sibuk bikin neraka untuk orang-orang yang bertanya seperti itu.
Sepulang dari kantor, secara tidak sengaja saya melihat majalah wanita tergeletak di atas meja. Iseng-iseng saya buka halaman demi halaman, sampai mata tertumpu pada sebuah judul: Jangan Mau Jadi Hardworker. Isinya mengenai tips-tips untuk menjadi pekerja yang cerdas, bukan pekerja keras. Topik tentang ini sebetulnya sudah usang, tidak ada sesuatu yang menggugah. Awalnya saya enggan membacanya kalau saja siang itu di kantor -secara tidak sengaja pula- terbaca judul yang sama di sebuah website.
Recent Comments