Dalam lingkar sufisme, gunung melambangkan perluasan langit yang tak terhingga. Meskipun ia hanyalah sebuah titik dalam Ketakberhinggaan Ilahi, ia adalah titik tertinggi di jagat semesta. Ia dilambangkan sebagai sumber keseluruhan kosmos.
Semakin tinggi seseorang mendaki, semakin kecil benda-benda yang tampak di bawahnya. Semakin jauh jangkauan pandangannya, semakin banyak objek penglihatan yang diperolehnya. Pada saat yang sama, sang pendaki mampu melihat puncak-puncak lainnya. Di tengah keangkuhan Sang Gunung, segera ia akan merasakan kekerdilan dirinya.
Recent Comments