Home > Pojok Celoteh > Idol dan Namrud

Idol dan Namrud

Ibrahim as, sang jawara tauhid, dilahirkan di lingkar peradaban besar Babilonia. Ia datang untuk berjuang melawan penyembahan berhala.

Setelah tiga belas tahun menjalani kehidupan di dalam gua, Ibrahim yang telah dibekali tauhid yang kokoh itu menyaksikan sebagian masyarakat yang memperlakukan bintang, bulan, dan matahari dengan begitu bodoh. Sebagian lagi membuat berhala dengan tangan sendiri,  kemudian menyembahnya. Yang terparah adalah bahwa seorang anak manusia bernama Namrud, dengan mengambil keuntungan dari kejahilan rakyat, mengaku sebagai tuhan mereka dan menyatakan diri sebagai pemberi hidup dan penentu takdir semua makhluk.

****

Dalam kamus Inggris-Indonesia yang disusun oleh John M. Echols dan Hassan Shadily, idol diartikan sebagai berhala. Kamus online MSN Encarta juga kurang lebih demikian, idol didefinisikan tiga macam: 1). object of adoration: somebody or something greatly admired or loved, often to excess; 2). object worshiped as god: something that is worshiped as a god, e.g. a statue or carved image; 3). forbidden object of worship: in monotheistic religions, an object of worship other than the one God.

Idol atau berhala, kini dapat kita saksikan dalam bentuknya yang lain. Bisa uang, wanita, kekuasaan, makanan lezat, gadget-gadget, program aplikasi, temuan mutakhir dunia internet, hingga aneka idol yang muncul di televisi. Kita sangat kagum dengan keberadaannya, hingga mampu menyita perhatian kita begitu banyak….begitu berlebihan!

Tentu kita paham, kita bukannya melakukan penghambaan terhadap idol-idol itu. Kita takkan sudi sebodoh para penyembah berhala di jaman Nabi Ibrahim itu. Namun, tak bisa dipungkiri bahwa daya tarik idol-idol itu mampu menenggelamkan ilmu tentang ketuhanan sehingga menjadi sesuatu yang tidak menarik lagi untuk dipelajari. Apakah kesalahan layak dilimpahkan kepada para ulama yang tak mampu berpacu dengan kemajuan peradaban, sehingga gagal menyajikan menu Ilahiah sebagai sesuatu yang menggugah selera, sehingga kita bernafsu untuk melahapnya?

Lalu tentang Namrud, saat ini dapat kita temukan dalam bentuknya yang lain juga. Segelintir politikus melakukan deal politik dengan seorang imam jamaah kelompok pengajian yang jumlahnya cukup signifikan, sehingga dengan ancaman neraka sang imam memaksa para jamaahnya (yang sama-sama bahlul) untuk patuh dan memberikan suara yang telah ditentukan, tak peduli partai itu dihuni para preman pasar, pengumbar syahwat dan koruptor. Sebuah dalil pun dipelintir sedemikian rupa demi kuasa: barang siapa yang tidak mematuhi amir (pemimpin) maka ia tidak mematuhi Rasul, dan barangsiapa tidak mematuhi Rasul, maka ia tidak mematuhi Allah.

Sesungguhnya para politikus dan para imam seperti itu tak lebih dari neo-neo namrud, sedangkan pengikutnya tak lebih pintar dari penyembah idol. Seperti Namrud, merekalah Tuhan dunia yang telah merenggut hak menalar dan berpikir yang merupakan fitrah hidup manusia, demi meraih tujuan berjangka pendek tetapi mudharat untuk jangka panjang.

Bertahun-tahun silam, aku adalah saksi hidup untuk masalah yang satu ini. Dan kini, kurasakan semakin banyak praktik-praktik pembodohan serupa dan semakin banyaknya orang-orang yang mau dibodohi. Roda sejarah memang berputar dan terus berulang. Hingga pada saatnya nanti, seperti yang telah dinubuatkan, akan muncul seorang dari garis keturunan Ibrahim as untuk membereskan segala kekacauan ini, termasuk menenggelamkan para namrud itu ke lumpur nista. Ya Allah, percepatlah kemunculannya. []

Categories: Pojok Celoteh
  1. April 19, 2009 at 4:48 am

    salut……makasih yaa mas nambah pengetahuan ku niy, sukses selalu yaa mas

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: