Home > Mysticism, Renungan > Sejenak Bersama Bayazid (Dialog Imajiner)

Sejenak Bersama Bayazid (Dialog Imajiner)

“Salam. Bagaimana kabar Anda malam ini Tuan?”

“Aku tak punya malam. Pagi, sore, dan malam hanya untuk orang yang dibatasi atribut, dan aku tak punya atribut.”

“Baiklah, aku ingin bertemu Tuan Bayazid al-Busthami, Andakah orangnya?”

“Aku mencari-cari Bayazid sudah berpuluh-puluh tahun lamanya. Bayazid tak ada, tak ada siapapun di sini selain Dia.”

“Ee…baik…baik, saya ingin bertemu dengan Dia….”

“Tanggalkan dirimu bagai seekor ular menanggalkan kulitnya. Maka Dia akan menyuguhimu minuman dari mata air Keanggunan dalam cangkir Keintiman. Dia akan mendekatimu lebih dekat dari urat lehermu sendiri…”

“Aku tak paham….”

“Malangnya dirimu…..muutu qabla anta muutu, matilah sebelum kau mati!” []

Categories: Mysticism, Renungan
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: