Islam dan Demokrasi: Perspektif Wilâyah al-Faqîh

Book Review
Oleh: Irfan Permana

Judul Buku: Islam dan Demokrasi, Perspektif Wilâyah al-Faqîh
Penulis: Muhammad Anis
Penerbit: Mizan
Cetakan: I, Oktober 2013
Tebal: 300 halaman

Iran berhasil bangkit dari sistem kerajaan di bawah Dinasti Pahlevi yang berada dalam buaian Barat menjadi sebuah sistem pemerintahan Islam berlandaskan demokrasi yang mandiri dan lepas dari hegemoni Barat. Secara resmi menjadi Republik Islam sejak 1 April 1979, setelah sebagian besar rakyat menyetujuinya melalui referendum nasional. Di bawah atap rumah baru ini Iran tidak lagi mengenal pemisahan politik dan agama. Yang diterapkan adalah perkawinan antara prinsip-prinsip demokrasi dengan nilai-nilai politik Islam. Sebuah terobosan baru yang tertuang dalam sebuah konsep bernama Wilâyah al-Faqîh atau kepemimpinan ulama.

Lalu bagaimana hasilnya? Setelah lebih dari tiga dekade terhitung dua belas kali pemilu dilaksanakan dengan melibatkan rakyat Iran dalam jumlah mayoritas. Hasil implementasinya, praktek demokrasi Islam Iran justru lebih demokratis dibandingkan demokrasi liberal ala Barat yang dipraktekkan di banyak negara.

Continue reading “Islam dan Demokrasi: Perspektif Wilâyah al-Faqîh”

Advertisements

Farag Fouda: Membaca Ulang Praktik Politik dan Kekuasaan dalam Sejarah Islam

Book Review
Oleh: Irfan Permana

Judul Buku: Kebenaran yang Hilang: Sisi Kelam Praktik Politik dan Kekuasaan dalam Sejarah Kaum Muslim
Judul Asli: Al-Haqiqah al-Ghaybah
Penulis: Farag Fouda
Penerjemah: Novriantoni
Penerbit: Yayasan Wakaf Paramadina bekerjasama dengan penerbit Dian Rakyat
Cetakan: II, Agustus 2008
Tebal: 198 halaman

Gara-gara tulisan yang mengguncang supremasi mapan sebuah pemikiran politik Islam, nyawa seorang pemikir yang cukup berpengaruh, aktivis hak asasi manusia, penulis dan kolumnis asal Mesir bernama Farag Fouda (1945-1992) melayang.

Kejadian ini berlangsung pada tanggal 8 Juni 1992, beberapa bulan setelah terjadi polemik tajam antara Fouda dan sekelompok ulama yang merasa terusik dengan gagasan liarnya itu. Memang ia seringkali menulis baik berupa buku ataupun artikel di surat kabar yang menyerang secara kritis dengan gaya satir dan ironi, khususnya terhadap kelompok ekstrimis di Mesir. Fouda sendiri merasa bahwa ia sedang membela Islam dari distorsi pemikiran kaum fundamentalis. “Islam adalah agama, kaum Muslim adalah manusia. Agama tidak dapat disalahkan, manusianyalah yang berbuat salah,” kilahnya suatu ketika.

Continue reading “Farag Fouda: Membaca Ulang Praktik Politik dan Kekuasaan dalam Sejarah Islam”

The Garden of Truth: Jalan Spiritual Menuju Taman Kebenaran *)

Book Review
Oleh: Irfan Permana

—————————————————–
Judul Buku:  The Garden of Truth, Mereguk Sari Tasawuf
Judul Asli:  The Garden of Truth: The Vision and Promise of Sufism, Islam’s  Mystical Tradition
Penulis: Seyyed Hossein Nasr
Penerbit: Mizan
Cetakan: I, Januari 2010
Tebal: 304 halaman
—————————————————–

Kita lahir, menjalani keriangan masa kanak-kanak, tumbuh kembang menjadi remaja, lalu di usia dewasa tanpa terasa terseret rutinitas di tengah kultur hedonisme beserta aneka problematikanya. Lantas, sebagian dari kita mulai resah dan bertanya: Apa sesungguhnya yang sedang kita cari? Siapakah kita? Dari mana kita berasal? Akan ke mana kita pergi?

Continue reading “The Garden of Truth: Jalan Spiritual Menuju Taman Kebenaran *)”

Tentang “Al-Milal”

Hingga saat ini, para pengkaji dan peneliti sejarah Islam di bidang kalam atau teologi, seringkali merujuk kepada sebuah kitab yang berjudul Al-Milal wa Al-Nihal, karya Muhammad ibn ‘Abd al-Karim Ahmad al-Syahrastânî, seorang mutakallim yang hidup di Persia di paruh pertama abad 6 H/ 12 M.

Kitab klasik ini secara khusus membahas tentang aliran-aliran teologi dalam Islam, cukup detil hingga membahas sub golongannya masing-masing. Sampai-sampai ‘Abd al-Wahhab ibn ‘Alî al-Subkî, penulis Thabaqât al-Syâfi’iyyah al-Kubrâ, memujinya sebagai kitab terbaik dalam bidang sejarah aliran-aliran teologi dalam Islam.

Pujian bukan hanya datang dari ulama atau sejarawan generasi dulu, tetapi juga dari pengkaji dan peneliti masa kini. Maka wajar jika buku ini seringkali dijadikan rujukan utama para pengkaji teologi Islam di tanah air.

Benarkah sedemikian hebatnya Al-Milal?

Continue reading “Tentang “Al-Milal””

Sunnah-Syiah Quraish Shihab

(Resensi Buku)

Oleh: Irfan Permana

Judul: Sunnah-Syiah Bergandengan Tangan! Mungkinkah?
Penulis: M. Quraish Shihab
Penerbit: Lentera Hati
Halaman: 303
Cetakan: I, Maret 2007

Sebagaimana persamaan, perbedaan adalah sebuah keniscayaan yang tidak dapat dipungkiri dalam kehidupan manusia. Sekecil apapun sebuah komunitas tempat kita bernaung, niscaya akan selalu ditemukan adanya perbedaan. Namun, sebagai manusia berakal, kita dituntut arif dalam menyikapinya. Sikap positif menghadapi perbedaan ini justru akan membawa hasil yang positif pula. Dan sikap positif yang demikian hanya dimiliki oleh seseorang yang luas wawasannya. Semakin luas wawasan seseorang, akan semakin tinggi pula toleransinya, dengan kata lain ia akan semakin arif dalam menyikapi segala perbedaan. Sebaliknya, sempitnya pengetahuan menjadikan seseorang terjebak dalam fanatisme buta, sehingga kerap menggiring perbedaan menuju perselisihan. Inilah sesungguhnya yang terjadi pada orang-orang yang cepat sekali termakan hasutan –karena piciknya pandangan– ketika dihadapkan pada perbedaan madzhab dalam kehidupan keberagamaannya, termasuk di negeri kita sendiri.

Continue reading “Sunnah-Syiah Quraish Shihab”